Halaman Utama | Seluruh Produk Pengetahuan | Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan I 2025

Cover
AI

Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan I 2025

Kondisi perekonomian global mengalami tekanan dan peningkatan risiko ketidakpastian dari berbagai faktor. Salah satunya adalah rencana penetapan kebijakan proteksionisme dari Amerika Serikat terkait penerapan tarif impor resiprokal ke berbagai negara. Kebijakan ini tidak hanya memperlambat ekonomi Amerika Serikat, tetapi juga memicu ketidakpastian di pasar global. Kebijakan suku bunga di berbagai negara menunjukkan arah yang berbeda-beda. Sejumlah bank sentral seperti di Eropa, India, Korea Selatan, dan Thailand menurunkan suku bunga untuk mendorong konsumsi. Amerika Serikat, Rusia, dan Indonesia masih mempertahankan suku bunga tinggi karena kekhawatiran terhadap inflasi dan ketidakpastian global. Negara-negara ekonomi utama seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, dan Singapura tumbuh masing-masing sebesar 2,0; 5,4; 1,7; dan 3,9 persen (YoY), sementara Korea Selatan terkontraksi 0,1 persen (YoY).