Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan II 2025 (2025)
Penyusunan Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan II 2025
Publikasi ini memberikan gambaran dan analisis mengenai perkembangan ekonomi dunia dan Indonesia pada triwulan II tahun 2025. Dari sisi perekonomian dunia, publikasi ini memuat perkembangan ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara kawasan Eropa, serta kondisi ekonomi regional Asia. Dari sisi perekonomian nasional, publikasi ini membahas pertumbuhan ekonomi Indonesia dari sisi moneter, fiskal, neraca perdagangan, investasi, industri dalam negeri, perekonomian daerah, serta proyeksi ekonomi.
Metadata Dokumen
| Bidang Kategori | Bidang Perencanaan Makro Pembangunan |
| Unit Kerja | Direktorat Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan |
| Jenis Pengetahuan | Pengetahuan Explicit |
| Jenis Output | laporan_resmi |
| Referensi yang Digunakan | Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), World Bank, International Monetary Fund (IMF), Kemenko Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Kominikasi dan Digital, Kementerian BUMN, BKPM, Bloomberg, CEIC, S&P Global, Trademap, Trading Economics, serta Media Nasional |
| Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) | Internal UKE (Direktorat Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan) UKE lain (Direktorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor Keuangan,Direktorat Ekonomi Syariah dan Badan Usaha Milik Negara,Direktorat Perencanaan Hilirisasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional,Direktorat Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital,Direktorat Industri, Perdagangan, dan Peningkatan Investasi,Direktorat Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik) |
| Bisnis Proses |
|
| Manfaat | Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia yang disusun secara triwulanan memiliki manfaat penting dalam manajemen pengetahuan karena menyediakan pembaruan informasi ekonomi secara berkala, terstruktur, dan konsisten. Frekuensi triwulanan memungkinkan organisasi untuk memantau dinamika ekonomi dalam interval waktu yang cukup responsif tanpa kehilangan kedalaman analisis, sehingga pengetahuan yang dihasilkan tetap relevan dan kontekstual. Melalui siklus ini, laporan tidak hanya menjadi repositori data dan analisis, tetapi juga berfungsi sebagai alat pembelajaran berkelanjutan yang memperkuat institutional memory, mengidentifikasi pola dan tren dari waktu ke waktu, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih adaptif dan berbasis bukti dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi global maupun nasional. |
| Hak Akses Dokumen | Terbuka |
| Dokumen Pengetahuan | |
| Tanggal Publikasi | 19 April 2026 14:16:36 |
| Video | - |
