Indonesia Digital Transformation Strategy 2025-2029 (2024)

Penyusunan Studi "Indonesia Digital Transformation Strategy 2025-2029", Kerja Sama Kementerian PPN/Bappenas dengan Masyarakat Telematika (MASTEL) dan Huawei

"Laporan ini memberikan gambaran arah pembangunan transformasi digital yang menjadi bagian dalam Agenda Pembangunan Transformasi Ekonomi dalam RPJMN 2025-2029. Laporan membahas topik-topik strategis di antaranya: a. Capaian Indonesia selama tahun 2020 hingga 2024 dalam hal pembangunan ekonomi digital; b. Pembahasan isu, serta rekomendasi sasaran dan indikator untuk infrastruktur digital (a.l. broadband seluler, jaringan pusat data, kecerdasan buatan (AI), cloud, dst) dan aplikasi digital (a.l. pemerintahan digital, platform ekonomi, kelautan digital, manufaktur digital, pertanian digital, rantai pasok, digital, dst); c. Rekomendasi rencana aksi yang mencakup kota dual gigabit, kampus gigabit, pemerintahan digital, pengembangan talenta digital, memajukan aplikasi digital, modernisasi pedesaan, cloudifikasi perusahaan, riset dan inovasi teknologi tinggi, adopsi perangkat digital dan 5G, serta pembangunan dan penggunaan pusat data, dan d. Analisis dampak ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan investasi digital. "

Metadata Dokumen

Bidang Kategori Bidang Perencanaan Makro Pembangunan
Unit Kerja Direktorat Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan
Jenis Pengetahuan Pengetahuan Explicit
Jenis Output kajian
Referensi yang Digunakan World Bank, International Telecommunication Union (ITU), IMF, UNESCO, United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), Global System for Mobile Communications Association (GSMA), Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) & BAKTI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), McKinsey, Bain Analysis, IMD Business School, Meltwater & Hootsuite, Ookla (Speedtest), Statista, BSA (The Software Alliance)
Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) Internal UKE (Direktorat Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan)
UKE lain (Direktorat Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital,Direktorat Infrastruktur, Ekosistem, dan Keamanan Digital)
Bisnis Proses
  1. Studi literatur
  2. Pengumpulan dan penelaahan data ekonomi
  3. Analisis case studies (digital infrastrucuture, digital manufacture, digital SOE, digital tourism, digital ocean, digital cultural); analisis action plan, dan analisis dampak ekonomi, investasi, dan tenaga kerja
  4. Penyusunan laporan
  5. Reviu dan finalisasi laporan
Manfaat Rekomendasi rencana aksi dalam laporan dapat menjadi masukan penajaman Program Prioritas (PP) yang terkait dengan Transformasi Digital, untuk melengkapi struktur cascading dalam dokumen perencanaan pembangunan RPJMN 2025-2029.
Hak Akses Dokumen Terbuka
Dokumen Pengetahuan
Tanggal Publikasi 19 April 2026 14:46:40
Video -