Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV 2025 (2026)

Penyusunan Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia Triwulan IV 2025

Perkembangan ekonomi global pada triwulan IV dan sepanjang tahun 2025 secara umum menunjukkan proses pemulihan yang bertahap di tengah masih berlangsungnya ketidakpastian global. Memasuki akhir tahun, perkembangan ekonomi global pada triwulan IV tahun 2025 kembali menunjukkan tanda-tanda stabilisasi setelah sempat memuncak pada periode sebelumnya. Dari sisi geopolitik, tekanan yang relatif tinggi pada triwulan III tahun 2025 mulai mengalami pergeseran dinamika pada akhir tahun 2025. Walaupun konflik di Timur Tengah dan ketegangan antara Rusia dan Ukraina masih berlangsung, pasar global mulai menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap disrupsi rantai pasok. Dinamika pasar komoditas pada penutupan tahun 2025 menunjukkan pola penyesuaian yang berbeda antar sektor. Secara kolektif, capaian ekonomi tahun 2025 menggambarkan fase transisi dari stabilitas yang rapuh menuju pemulihan yang lebih berimbang, meskipun tantangan struktural dalam perdagangan internasional masih memerlukan perhatian intensif di tahun mendatang. Pada triwulan IV tahun 2025, negara-negara ekonomi utama dunia seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan dan Singapura mencatatkan pertumbuhan masing-masing sebesar 2,2; 4,5; 0,1; 1,5; dan 5,7 persen (YoY

Metadata Dokumen

Bidang Kategori Bidang Perencanaan Makro Pembangunan
Unit Kerja Direktorat Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan
Jenis Pengetahuan Pengetahuan Explicit
Jenis Output laporan_resmi
Referensi yang Digunakan Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), World Bank, International Monetary Fund (IMF), Kemenko Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Kominikasi dan Digital, Kementerian BUMN, BKPM, Bloomberg, CEIC, S&P Global, Trademap, Trading Economics, serta Media Nasional
Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) Internal UKE (Direktorat Perencanaan Ekonomi Makro dan Pengembangan Model Pembangunan)
UKE lain (Direktorat Perencanaan Fiskal, Moneter, dan Sektor Keuangan,Direktorat Ekonomi Syariah dan Badan Usaha Milik Negara,Direktorat Perencanaan Hilirisasi dan Kerjasama Ekonomi Internasional,Direktorat Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital,Direktorat Industri, Perdagangan, dan Peningkatan Investasi,Direktorat Perencanaan Peningkatan Produktivitas dan Pembangunan Tematik)
Bisnis Proses
  1. Pengumpulan dan penelaahan data ekonomi
  2. Koordinasi dengan stakeholder terkait
  3. Analisis ekonomi berbasis data
  4. Penyusunan laporan
  5. Reviu dan finalisasi laporan
Manfaat Laporan Perkembangan Ekonomi Indonesia dan Dunia yang disusun secara triwulanan memiliki manfaat penting dalam manajemen pengetahuan karena menyediakan pembaruan informasi ekonomi secara berkala, terstruktur, dan konsisten. Frekuensi triwulanan memungkinkan organisasi untuk memantau dinamika ekonomi dalam interval waktu yang cukup responsif tanpa kehilangan kedalaman analisis, sehingga pengetahuan yang dihasilkan tetap relevan dan kontekstual. Melalui siklus ini, laporan tidak hanya menjadi repositori data dan analisis, tetapi juga berfungsi sebagai alat pembelajaran berkelanjutan yang memperkuat institutional memory, mengidentifikasi pola dan tren dari waktu ke waktu, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih adaptif dan berbasis bukti dalam menghadapi perubahan kondisi ekonomi global maupun nasional.
Hak Akses Dokumen Terbuka
Dokumen Pengetahuan
Tanggal Publikasi 19 April 2026 14:22:05
Video -