Booklet Summary Blue Food Assessment in Indonesia (2024)
Blue Food Assessment
Booklet Summary Blue Food Assessment merupakan Dokumen Penilaian Pangan Akuatik di Indonesia. Pangan Akuatik merupakan pangan yang bersumber dari perairan baik laut maupun tawar berupa ikan, udang, rumput laut, dan sejenisnya. Pangan akuatik mencakup produksi, konsumsi, pengolahan, dan pemasaran. Tujuan dari Penilaian Pangan Akuatik (Blue Food Assessment /BFA) di Indonesia adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan kondisi pangan akuatik saat ini dan kemudian menuangkannya dalam langkah-langkah strategis untuk mencapai target-target pembangunan sebagaimana dicantumkan di dalam RPJPN 2025-2045 dan Peta Jalan Ekonomi Biru 2023-2045. Selain itu, kajian BFA ini juga diharapkan dapat memperkuat peran pangan akuatik dalam sistem pangan menuju transformasi biru, yaitu sistem pangan yang lebih efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan untuk produksi yang lebih baik, gizi yang lebih baik, lingkungan yang lebih baik, dan kehidupan yang lebih baik; serta ikut berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Metadata Dokumen
| Bidang Kategori | Kedeputian Bidang Pangan. Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup |
| Unit Kerja | Direktorat Kelautan dan Perikanan |
| Jenis Pengetahuan | Pengetahuan Explicit |
| Jenis Output | laporan |
| Referensi yang Digunakan | - |
| Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) | Internal UKE (Direktorat Kelautan dan Perikanan) UKE lain (Direktorat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) Instansi lain (ERIA, MSC, PT. SI) |
| Bisnis Proses | - |
| Manfaat | Penilaian pangan akuatik sebagai strategi kunci dalam kemandirian dan ketahanan pangan nasional |
| Hak Akses Dokumen | Terbuka |
| Dokumen Pengetahuan | |
| Tanggal Publikasi | 19 Februari 2025 11:34:11 |
| Video | - |
