Laporan Akhir Evaluasi Ekosistem Iptek dan Inovasi Daerah (2024)
Koordinasi Penyusunan Rancangan Teknokratis RPJMN 2025-2029 dan sosialisasi atas UU RPJPN 2025-2045 Bidang Pendidikan Tinggi dan Iptek
Pembangunan ekosistem ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi (Iptekin) yang inklusif dan berkelanjutan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam membangun ekosistem inovasi yang efektif, terutama di tingkat daerah. Tantangan utama meliputi rendahnya investasi dalam penelitian dan pengembangan (R&D), kurangnya sinergi antara aktor inovasi (pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat), serta lemahnya mekanisme intermediasi hasil riset ke sektor industri dan masyarakat.
Metadata Dokumen
| Bidang Kategori | Bidang Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan |
| Unit Kerja | Direktorat Pendidikan Tinggi dan IPTEK |
| Jenis Pengetahuan | Pengetahuan Explicit |
| Jenis Output | kajian |
| Referensi yang Digunakan | - |
| Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) | Internal UKE (Direktorat Pendidikan Tinggi dan IPTEK) |
| Bisnis Proses |
1. Studi literatur 2. FGD dengan berbagai sektor 3. Pemetaan dan analisis |
| Manfaat | Laporan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi ekosistem Iptekin di berbagai daerah di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, menggali potensi pada masing-masing daerah serta memberikan rekomendasi untuk memperkuat ekosistem inovasi melalui pendekatan berbasis wilayah yang menekankan proses intermediasi. Secara khusus laporan ini menyoroti efektivitas pembinaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai aktor kunci dalam membangun ekosistem inovasi di daerah. |
| Hak Akses Dokumen | Terbuka |
| Dokumen Pengetahuan | |
| Tanggal Publikasi | 16 April 2025 10:46:18 |
| Video | - |
