INDUSTRI INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (2020)
INDUSTRI INDONESIA DI TENGAH PANDEMI COVID-19
Sektor industri Indonesia terkena dampak sangat signifikan dari adanya pandemi COVID-19. Diperkirakan lebih dari 5 juta pekerja industri (28 persen dari total pekerja industri), saat ini dalam status tidak bekerja. Para pekerja tersebut merupakan tenaga kerja yang tersebar di berbagai jenis industri baik kecil maupun besar. Selain itu, lockdown yang dilakukan di berbagai negara telah membuat beberapa industri yang berorientasi di bidang ekspor seperti furnitur dan tekstil, mengalami penurunan. Sektor industri memberikan kontribusi terhadap kurang lebih 20 persen dari PDB nasional. Sehingga Pukulan keras kepada sektor industri akan berdampak langsung pada perekonomian nasional. Oleh karena itu pemerintah melakukan antisipasi, dengan mengeluarkan stimulus ekonomi yang meringankan beban biaya perusahaan dan mendorong daya beli golongan pekerja. Berkaca kepada industri pengolahan, yang masih bertahan ditengah pandemi ini, stimulus ekonomi tersebut perlu memperhatikan dua hal, yaitu menguatkan industri yang masih tumbuh positif, dan menyiapkan sektor industri dalam menghadapi tatanan normal baru atau “new normal”.
Metadata Dokumen
| Bidang Kategori | Sekretariat Kementerian PPN/Bappenas |
| Unit Kerja | Pusat Analisis Kebijakan dan Kinerja |
| Jenis Pengetahuan | Pengetahuan Tacit |
| Jenis Output | ringkasan_kebijakan_policy_brief |
| Referensi yang Digunakan | Paparan Deputi Bappenas, Sekjen Kementerian Perindustrian, pelaku industri Pan Brothers dan Ribka Furniture, serta data ekonomi dan kebijakan pemulihan nasional. |
| Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) | Internal UKE (Pusat Analisis Kebijakan dan Kinerja) |
| Bisnis Proses |
Proses Bisnis Analisis Kebijakan :
|
| Manfaat | Bahan Pertimbangan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) |
| Hak Akses Dokumen | Terbuka |
| Dokumen Pengetahuan | |
| Tanggal Publikasi | 24 Juli 2025 14:15:00 |
| Video | - |
