Kebijakan Kependudukan Indonesia 2020-2050 (2023)

Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050

Hasil Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050, berdasarkan skenario tren, menunjukkan Indonesia memiliki 13 juta penduduk yang lebih banyak pada tahun 2045 dibanding Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045. Selain skenario tren, Proyeksi Penduduk Indonesia 2020-2050 juga menggunakan dua skenario lainnya, yaitu moderat dan optimis. Skenario moderat dan optimis menghasilkan perkiraan jumlah penduduk yang lebih banyak dibanding skenario tren. Seiring dengan penyusunan Transformasi Ekonomi Indonesia, penduduk Indonesia diarahkan selaras dengan proyeksi penduduk skenario optimis. Skenario tersebut menggambarkan kondisi yang paling diinginkan di masa depan melalui penerapan berbagai intervensi kebijakan

Metadata Dokumen

Bidang Kategori Kedeputian Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan
Unit Kerja Direktorat Kependudukan & Jaminan Sosial
Jenis Pengetahuan Pengetahuan Explicit
Jenis Output publikasi
Referensi yang Digunakan -
Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) Internal UKE (Direktorat Kependudukan & Jaminan Sosial)
Bisnis Proses

1. Pengumpulan data dan informasi 
2. Analisis situasi 
3. Perumusan Visi dan Misi 
4. Perencanaan Strategi 
5. Reformulasi Kebijakan 
6. Penyusunan Dokumen
7. Diseminasi dan Implementasi 

Manfaat Pemutakhiran data dan informasi kependudukan Indonesia diperlukan untuk menyusun rencana pembangunan yang akurat. Salah satu dampak perubahan struktur penduduk yang sangat penting untuk rencana pembangunan adalah momentum bonus demografi. Melalui investasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Indonesia diharapkan mampu memetik bonus demografi untuk memperoleh manfaat ekonomi yang besar sehingga mampu keluar dari middle income trap country. Selain investasi peningkatan kualitas SDM, diperlukan juga strategi dan arah kebijakan yang mempertimbangkan transisi penduduk di daerah serta potensi pertumbuhan penduduk lanjut usia di masa depan, agar bonus demografi dapat dioptimalkan dan bahkan diperpanjang hingga mencapai bonus demografi kedua
Hak Akses Dokumen Terbuka
Dokumen Pengetahuan
Tanggal Publikasi 25 Maret 2024 09:48:56
Video -