Model Bioekonomi Perikanan Pukat Udang di Laut Arafura (2022)

Model Bioekonomi Perikanan Pukat Udang di Laut Arafura

Pengelolaan Perikanan pada dasarnya merupakan suatu upaya yang menyeimbangkan antara pemanfaatan sumberdaya ikan di suatu perairan dengan memperhatikan kemampuan dari daya dukung perairan tersebut. Keseimbangan diperlukan agar sumber daya ikan di suatu perairan dapat berkembang biak pada batas biologi yang disarankan sehingga hasil pemanfaatannya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Pengelolaan yang demikian pada hakekatnya merupakan prinsip dari pengelolaan berkelanjutan dengan tujuan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat pengguna dimulai dari nelayan dan pelaku usaha penangkapan, pelaku usaha di tingkat rantai niaga, pengolahan, penyalur hasil olahan sampai kepada pelaku pemasaran baik industri maupun UMKM dan tentu di tingkat konsumen. Laut Arafura, bagian dari Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 718, dianggap sebagai salah satu area perikanan udang terpenting di Indonesia. Pukat udang yang beroperasi di WPP 718 cenderung menargetkan udang jerbung (P. merguiensis), udang windu (P. monodon), dan udang dogol (Metapenaeus endeavouri). Pada 2011 sumber daya udang di Laut Arafura dinyatakan 'fully exploited’ oleh Keputusan Menteri. Larangan penggunaan pukat udang telah diberlakukan selama lima tahun dan kemungkinan akan dicabut pada tahun 2021, bersama dengan pemberlakuan peraturan lain. Larangan saat itu ditujukan untuk mengendalikan dampak pukat udang pada sumber daya dan lingkungan. Selama lima tahun terakhir sumber daya udang di WPP 718 telah mengalami peningkatan dan saat ini ada kesempatan untuk menuai manfaat besar dari sumber daya yang berharga ini.

Metadata Dokumen

Bidang Kategori Bidang Pangan. Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup
Unit Kerja Direktorat Kelautan dan Perikanan
Jenis Pengetahuan Pengetahuan Explicit
Jenis Output laporan
Referensi yang Digunakan -
Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) Instansi (Kementerian PPN/Bappenas)
Internal UKE (Direktorat Kelautan dan Perikanan)
Instansi lain (Satker ICCTF)
Bisnis Proses

1. Persiapan kegiatan
2. Pengumpulan data
3. Focus Group Discussion 
4. Penyusunan draft hingga menjadi laporan
5. Launching

Manfaat memberikan kerangka kerja dan alat kepada para pembuat kebijakan untuk mengatur pengelolaan penangkapan udang di Laut Arafura. Untuk itu, penelitian ini mengembangkan model bioekonomi numerik untuk memperkirakan kapasitas penangkapan yang optimal, dalam bentuk jumlah armada pukat udang yang diizinkan ketika penangkapan menggunakan pukat udang dibuka kembali.
Hak Akses Dokumen Terbuka
Dokumen Pengetahuan
Tanggal Publikasi 20 Maret 2025 10:59:58
Video -