Analisis Kegiatan Perhutanan Sosial dalam Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19 (2022)
Analisis Kegiatan Perhutanan Sosial dalam Peningkatan Kualitas Lingkungan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pasca Pandemi Covid-19
Working paper ini membahas peran strategis Perhutanan Sosial (PS) dalam pemulihan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan pasca pandemi Covid-19. Kajian ini menunjukkan bahwa PS telah memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat di sekitar hutan melalui pengembangan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), dengan beberapa kelompok telah mencapai akses pasar nasional hingga internasional. Secara ekonomi, pendapatan KUPS bervariasi antara Rp 25-75 juta per bulan, dan 96,8% kelompok mengakui bahwa PS dapat menjadi solusi pemulihan ekonomi. Dari sisi lingkungan, mayoritas kelompok melaporkan adanya peningkatan tutupan hutan serta penurunan perambahan kawasan hutan hingga 50%. Meskipun demikian, kendala seperti keterbatasan pendampingan dan belum optimalnya sinergi antarprogram menjadi tantangan dalam implementasi PS. Oleh karena itu, kajian ini merekomendasikan perlunya percepatan regulasi terpadu serta dukungan anggaran yang lebih pasti untuk menjamin keberlanjutan usaha PS dalam mendukung ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.
Metadata Dokumen
| Bidang Kategori | Kedeputian Bidang Pangan. Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup |
| Unit Kerja | Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air |
| Jenis Pengetahuan | Pengetahuan Explicit |
| Jenis Output | jurnal |
| Referensi yang Digunakan | - |
| Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) | Internal UKE (Direktorat Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air) Instansi lain (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) |
| Bisnis Proses |
Bisnis proses dalam working paper ini dimulai dengan identifikasi permasalahan dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor kehutanan dan ekonomi masyarakat sekitar hutan, yang kemudian mendorong analisis terhadap peran Perhutanan Sosial (PS) sebagai solusi pemulihan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, diskusi kelompok terarah (FGD), kunjungan lapangan, serta studi literatur untuk mengukur dampak ekonomi dan lingkungan dari PS. Hasil analisis deskriptif terhadap data kuesioner digunakan untuk mengevaluasi efektivitas PS dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi degradasi lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa PS berkontribusi dalam peningkatan pendapatan kelompok usaha serta penurunan perambahan hutan, meskipun masih menghadapi tantangan dalam aspek pendampingan dan integrasi kebijakan. Berdasarkan hasil ini, rekomendasi kebijakan disusun untuk mempercepat pengelolaan PS secara terpadu, termasuk peningkatan kapasitas pendampingan, akses modal, dan sinergi program pemerintah guna memastikan keberlanjutan manfaat ekonomi dan lingkungan dari Perhutanan Sosial. |
| Manfaat | Paper ini bermanfaat sebagai acuan dalam merumuskan kebijakan percepatan dan optimalisasi Perhutanan Sosial (PS) guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat serta pelestarian lingkungan pasca pandemi Covid-19. Selain itu, hasil kajian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan sinergi program, pendampingan, serta akses pasar bagi kelompok usaha PS. |
| Hak Akses Dokumen | Terbuka |
| Dokumen Pengetahuan | |
| Tanggal Publikasi | 19 Februari 2025 10:43:49 |
| Video | - |
