Infrastructure Consideration for Energy (2025)

The Sustainable Infrastructure Programme in Asia (SIPA)

Untuk membangun kapasitas dan mengisi kesenjangan pengetahuan dari tiga pemangku kepentingan utama (pemerintah, pengembang proyek, dan lembaga keuangan (financial institutions/FI)) yang akan berperan penting dalam mewujudkan transisi energi bersih Indonesia. Selain itu, program ini menyediakan platform yang unik untuk memfasilitasi pengembangan kemitraan, berbagi pengalaman, serta pengembangan gagasan-gagasan baru guna mendukung solusi pembiayaan inovatif.

Metadata Dokumen

Bidang Kategori Bidang Infrastruktur
Unit Kerja Direktorat Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa
Jenis Pengetahuan Pengetahuan Explicit
Jenis Output ringkasan_kebijakan_policy_brief
Referensi yang Digunakan -
Mitra (Unit Kerja/Instansi Lain) Internal UKE (Direktorat Transmisi, Ketenagalistrikan, Kedirgantaraan, dan Antariksa)
Bisnis Proses -
Manfaat 1. Peningkatan kapasitas pemangku kepentingan utama Meningkatkan pemahaman dan kemampuan pemerintah, pengembang proyek, serta lembaga keuangan dalam merancang, menilai, dan melaksanakan proyek energi bersih secara efektif dan berkelanjutan. 2. Penguatan ekosistem pembiayaan transisi energi Mendorong terciptanya pemahaman bersama dan kolaborasi lintas sektor sehingga dapat mempercepat pengembangan serta pemanfaatan skema pembiayaan inovatif untuk proyek energi bersih. 3. Pengurangan kesenjangan informasi dan risiko proyek Melalui berbagi pengalaman dan pengetahuan, risiko persepsi terhadap proyek energi bersih dapat ditekan, sehingga meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan untuk berinvestasi. 4. Peningkatan sinergi dan kemitraan strategis Menjadi wadah untuk membangun kemitraan antara sektor publik dan swasta dalam mendukung pencapaian target transisi energi nasional.
Hak Akses Dokumen Terbuka
Dokumen Pengetahuan
Tanggal Publikasi 18 Desember 2025 11:18:05
Video -